Kamis, 24 Maret 2011

Sistem Ekonomi yang Dianut Indonesia


Sistem Ekonomi yang Dianut Indonesia
Melihat kondisi perekonomian Indonesia saat ini, tidak mudah untuk menentukan system ekonomi apa yang sekarang dianut oleh Indonesia. Sebab konsep ekonomi yang ada tidak sejalan dengan apa yang terjadi lapangan. Pada dasarnya Indonesia adalah Negara yang berideologikan pancasila. Oleh karenanya, segala bentuk kegiatan masyarakat diatur berdasarkan UUD 1945 dan pancasila. Bahkan pemerintah sering mengatakan bahwa system ekonomi Indonesia selalu berdasarkan pancasila yang berorientasi kepada Ketuhanan Yang Maha Esa ,Kemanusiaan  yang adil dan beradab , Persatuan Indonesia, serta Keadilan Sosial .
Menurut saya, meskipun sering dikatakan bahwa segala sesuatu berdasarkan panacasila,demokrasi dan sebagainya, tapi menurut pengamatan saya kenyataan system ekonomi yang berlaku di indonesia adalah system ekonomi liberalis yang mengarah kepada neo-liberalisme. Mengapa saya katakan demikian? Sebab saat ini pihak swasta lebih banyak mendominasi pasar, lebih banyak produk-produk MNC yang beredar di pasaran, selain dari pada itu begitu banyaknya  modal-modal asing, dan yang lebih parahnya lagi adalah pihak asing maupun pihak swasta bisa mengontrol pemerintah bukan pemerintah yang mengontrol swasta padahal seharusnyapemerintah ikut serta dalam merencanakan, membimbing, dan mengarahkan kegiatan perekonomian. Dengan demikian terdapat kerja sama dan saling membantu antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Tapi saying hal tersebut jauh dari kenyataan yang ada.

Dengan demikian, pihak-pihak yang memiliki modal besar akan mendominasi pasar dan pihak-pihak yang tidak memiliki modal semakin terpuruk. Presiden Susilo Bambang yudoyono pada HUT koperasi yang ke-60 mengatakan bahwa  Di era demokrasi ini Indonesia menerapkan sistem ekonomi terbuka berkeadilan. Namun menurut saya sekali lagi bahwa itu hanya sekedar statemen belaka sebab praktek dilapangan sudah sangat jauh dari asas-asas keadilan. Orang-orang yang tidak memiliki modal hanya bisa menjadi penonton dan menikmati keterpurukan di tengah persaingan pelaku neo-liberalisme. Sumber daya alam Indonesia yang melimpah namun kebanyakan di kelola oleh pihak asing dan rakyat Indonesia sendiri yang kemudian membeli dengan  harga yang mahal. Sehingga kebanyakan rakyat Indonesia tidak menjadi actor di negaranya sendiri. Dan yang sangat mencengangkan bahwa kita terlalu terpengaruh terhadap globalisasi dunia yang liberal.
Pada awalnya Indonesia menganut sistem ekonomi liberal, di mana seluruh kegiatan ekonomi diserahkan kepada masyarakat. Akan tetapi karena ada pengaruh komunisme yang disebarkan oleh Partai Komunis Indonesia, maka sistem ekonomi di Indonesia berubah dari sistem ekonomi liberal menjadi sistem ekonomi sosialis.
Pada masa Orde Baru, sistem ekonomi yang dianut oleh bangsa Indonesia diubah kembali menjadi sistem demokrasi ekonomi. Sistem ini bertahan hingga masa Reformasi. Setelah masa Reformasi, pemerintah melaksanakan sistem ekonomi yang berlandaskan ekonomi kerakyatan. Sistem inilah yang masih berlaku di Indonesia. Berikut ini bentuk sistem ekonomi di Indonesia dari masa Orde Baru hingga sekarang.

1 komentar: